Fernando juga menjelaskan bahwa terdapat tiga indikator utama dalam penilaian status gizi anak usia 0 hingga 60 bulan, yaitu berat badan menurut usia, berat badan menurut tinggi badan, serta tinggi badan menurut usia.
“Dari tiga indikator tersebut dapat diketahui apakah anak mengalami gizi buruk, gizi kurang, gizi baik, berisiko obesitas, atau kondisi lainnya,” jelasnya.
Melalui kegiatan pemberdayaan PHBS ini, pemerintah desa bersama tenaga kesehatan berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta pemantauan tumbuh kembang anak guna mencegah stunting sejak dini.*
(Dirman)




