Kombes Budi juga mengajak seluruh pihak bersama-sama menjaga ruang penyampaian aspirasi agar tetap tertib, aman, dan nyaman.
Dalam kegiatan tersebut, seorang mahasiswa berinisial AF sempat pingsan. Tim medis gabungan TNI dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya segera memberikan pertolongan dan membawa mahasiswa tersebut menggunakan ambulans ke RS Budi Kemuliaan untuk mendapatkan penanganan medis.
“Alhamdulillah, kondisinya sudah sadar. Ini bagian dari langkah kemanusiaan dalam pelayanan penyampaian pendapat. Apabila ada peserta yang sakit atau pingsan, tim medis yang telah disiapkan langsung memberikan pertolongan,” jelas Kombes Budi Hermanto.
Polda Metro Jaya kembali mengapresiasi mahasiswa dan seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga kegiatan hingga selesai dalam keadaan kondusif. Pendalaman terhadap temuan pisau dan golok tetap dilakukan untuk mengetahui maksud dan tujuan keberadaan benda tersebut di lokasi.*
(Pm/red)




