Sementara itu, Ketua Tim SPPK Brigjen Pol Lutfi Martadian, menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis dan strategis bagi seorang pemimpin. Melalui pendekatan OHA dan Environmental Scanning, peserta didik dilatih untuk memahami kondisi organisasi secara objektif serta menganalisis berbagai faktor yang memengaruhi pencapaian tujuan organisasi.
“Seorang pemimpin tidak cukup hanya memahami tugas pokok dan fungsi organisasi. Pemimpin juga harus mampu mengenali kekuatan dan kelemahan internal, membaca peluang serta tantangan eksternal, sehingga setiap keputusan yang diambil dapat dilakukan secara tepat, terukur, dan berbasis data,” pungkasnya.
Melalui FGD ini, peserta didik diharapkan memperoleh wawasan dan pengalaman yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepemimpinan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia Polri untuk membentuk pemimpin yang profesional, adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang semakin baik.*
(Pm/red)




