“Serangan ini tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Pasukan UNIFIL hadir sebagai simbol perdamaian dunia, sehingga setiap bentuk kekerasan terhadap mereka adalah ancaman nyata terhadap stabilitas internasional,” tegas Muhammad Senanatha.
Lebih lanjut, ia mendesak agar dilakukan investigasi internasional yang transparan dan independen guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. Ia juga mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengambil langkah tegas demi menjamin perlindungan maksimal bagi seluruh pasukan penjaga perdamaian di wilayah konflik.
Menurutnya, peristiwa ini bukan hanya menjadi duka bagi bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi peringatan serius bagi dunia internasional atas semakin memburuknya situasi keamanan global. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret dan kolektif dari seluruh negara untuk menghentikan agresi serta mencegah jatuhnya korban lebih lanjut.*
(Gum/red)




