Muhaimin menambahkan, di tengah derasnya arus informasi dan tantangan disrupsi teknologi digital, pers dituntut untuk tetap konsisten menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, pers disebut sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan mencerdaskan kehidupan masyarakat.
Puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Banten turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, di antaranya Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.**
(Ls)
(Editor NK)




