Prof. Jatna Supriatna Raih Sarwono Award 2026: Penghargaan Ini Jadi Pengingat Panjangnya Tanggung Jawab terhadap Pengetahuan
JAKARTA, Indonesia jurnalis – Prof. Drs. Jatna Supriatna, M.Sc., Ph.D., menerima Sarwono Award 2026 sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan dedikasinya dalam dunia ilmu pengetahuan, khususnya dalam upaya memahami, menjaga, dan melestarikan kekayaan alam Indonesia.
Penghargaan tersebut diterima Prof. Jatna dalam acara Sarwono Award 2026 yang digelar di Balai Pertemuan BRIN, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026).
Dalam sambutannya, Prof. Jatna menyampaikan rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya sehingga dirinya dapat menerima penghargaan tersebut.
“Kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya sehingga hari ini saya akan berdiri di hadapan Bapak Ibu sekalian dengan rendah hati saya menerima Sarwono Award 2026, sebuah penghargaan yang sangat berarti bagi saya pribadi, dunia ilmu pengetahuan, dan semua pihak yang bekerja untuk memahami, menjaga dan melestarikan kekayaan,” ucapnya.

Prof. Jatna juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga, khususnya istri, anak-anak, serta keluarga besarnya yang selama ini terus memberikan dukungan dalam perjalanan pengabdiannya sebagai pendidik dan pemimpin.
“Itu saya ucapkan terima kasih kepada istri, anak-anak dan keluarga besar saya yang dengan sabar mendukung perjalanan saya sebagai pemimpin dan pendidik, termasuk ketika tugas lapangan dan membuat saya berusaha banyak kesempatan,” katanya.
Menurutnya, perjalanan dalam dunia ilmu pengetahuan tidak hanya diperoleh melalui teori, tetapi juga melalui pengalaman, kedisiplinan, keberanian menghadapi berbagai keterbatasan, serta kemauan untuk belajar secara langsung dari kehidupan.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Jatna juga menyampaikan terima kasih kepada para guru dan profesor yang telah memberikan pengaruh besar dalam perjalanan akademik dan pengabdiannya.
Ia menilai, berbagai pengalaman dan pembelajaran yang diperolehnya dari para pendidik menjadi salah satu fondasi penting dalam menjalankan tugas sebagai seorang guru dan ilmuwan.
“Beliau mengatakan demikian dan pentingnya membantu mereka menjadi pondasi penting perjalanan saya sebagai guru,” tuturnya.




