“Dengan beban wilayah dan penduduk yang besar, Kabupaten Tangerang justru mampu membuktikan bahwa manajemen organisasi tetap bisa berjalan optimal meski dilakukan penghematan besar-besaran,” lanjutnya.
Ia juga menambahkan bahwa efisiensi ini bukan sekadar penghematan angka, melainkan bentuk manajemen anggaran yang bertanggung jawab sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri serta sejalan dengan semangat pembangunan yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Langkah Bupati Tangerang dalam memangkas anggaran perjalanan dinas adalah implementasi nyata dari visi Presiden Prabowo Subianto terkait penghematan anggaran negara. Ini adalah keberanian untuk memastikan anggaran tidak bocor dan benar-benar fokus pada program prioritas yang menyentuh rakyat kecil, seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan,” tambahnya.
Sebagai penutup, PW SEMMI Jakarta Raya berkomitmen untuk terus memantau agar anggaran yang berhasil dihemat tersebut benar-benar dialihkan secara tepat sasaran.
“Saya berharap konsistensi ini terus dipertahankan agar Kabupaten Tangerang menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal keberpihakan anggaran terhadap kemaslahatan umat dan masyarakat luas,” tutupnya.




