Di sektor lalu lintas, Polres Metro Tangerang Kota juga memaparkan data kecelakaan yang menunjukkan adanya kenaikan dan penurunan pada sejumlah indikator. Faktor keterbatasan sarana prasarana serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas masih menjadi tantangan. Minimnya penindakan tilang manual turut memengaruhi tingkat kepatuhan pengendara.
“Sebagai langkah ke depan, kepolisian akan kembali mengoptimalkan penegakan hukum lalu lintas melalui penerapan ETLE serta penindakan manual secara selektif, terutama terhadap pelanggaran kasat mata,” tambahnya.
Pada sesi tanya jawab, Kapolres berdialog langsung dengan para jurnalis terkait upaya peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian serta sinergi dengan insan pers dalam pemberitaan.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari menegaskan komitmen jajarannya dalam memperbaiki kualitas pelayanan dan komunikasi dengan masyarakat.
“Kita akan berupaya agar ada peningkatan pelayanan publik dan komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Selanjutnya, kepada insan pers kita juga terus bersinergi,” jawabnya.
Kegiatan rilis akhir tahun ini menjadi bentuk transparansi Polres Metro Tangerang Kota kepada publik, sekaligus penegasan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, penegakan hukum, serta kerja sama dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Tangerang.
Usai rilis, Kapolres Metro Tangerang Kota memimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di halaman Gedung Mapolres Metro Tangerang Kota yang di hadiri para tokoh masyarakat, lintas organisasi , instansi dan beberapa stakeholder.**
(Ls)




