Tahun Baru Imlek Di Klenteng Boen Tek Bio Dipadati 2 Ribu Umat, Humas: “Harapan Kita Hidup Penuh Kedamaian  Dan Silaturahmi yang Baik”

Tahun Baru Imlek Di Klenteng Boen Tek Bio Dipadati 2 Ribu Umat, Humas: “Harapan Kita Hidup Penuh Kedamaian  Dan Silaturahmi yang Baik”
Humas sekaligus sejarawan Klenteng Perkumpulan Boen Tek Bio, Soey Hoeng yang akrab disapa Mpe Hong atau Aryaguna
Tahun Baru Imlek Di Klenteng Boen Tek Bio Dipadati 2 Ribu Umat, Humas: “Harapan Kita Hidup Penuh Kedamaian  Dan Silaturahmi yang Baik”

TANGERANG, Indonesia jurnalis -Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Tahun Kuda Api 2026 di Klenteng Boen Tek Bio berlangsung meriah. Rumah ibadah yang berada di kawasan Pasar Lama, Jalan Kali Pasir, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang itu dipadati umat dan pengunjung sejak pagi hingga malam, Senin (16/2/2026).

Suasana di sekitar klenteng tampak semarak. Arus jamaah yang datang silih berganti membuat kawasan Jalan Kali Pasir dipenuhi warga yang ingin beribadah maupun menyaksikan rangkaian perayaan Imlek.

Humas sekaligus sejarawan Klenteng Perkumpulan Boen Tek Bio, Soey Hoeng yang akrab disapa Mpe Hong atau Aryaguna, menyebut jumlah umat yang datang untuk beribadah tahun ini mencapai puluhan ribu orang.

“Pengunjung untuk beribadah kira-kira kurang lebih sampai 2000 orang dari pagi sampai malam. Biasanya seperti itu, kurang lebih hampir sama dari dulu sampai sekarang,” ujarnya.

Ia berharap ke depan jumlah umat yang datang semakin bertambah seiring meningkatnya keyakinan dan kepercayaan masyarakat untuk beribadah di Boen Tek Bio.

“Setidak-tidaknya umat ini ya adanya kurang lebih seperti itu dari dulu sampai sekarang. Mungkin tahun-tahun depan kita mengharap mereka tambah keyakinan dan kepercayaan sampai datang ke Boen Tek Bio untuk beribadah,” katanya.

Mpe Hong menjelaskan, tahun ini merupakan Tahun Kuda Api yang memiliki unsur api yang kuat. Ia menggambarkan pertemuan unsur api dengan api sebagai simbol energi besar yang perlu disikapi dengan kebijaksanaan.

“Sebenarnya ini kan Tahun Kuda Api. Dasarnya kuda itu unsurnya api, ditambah apinya lagi. Api ketemu api, tambah panas. Kalau sampai kita jauh mengetahui atau mempelajari tanpa pemahaman yang baik, itu bisa berbahaya,” tuturnya.

Baca Juga  Sentuhan Hangat Satgas Damai Cartenz di Jayapura: Berbagi Kebahagiaan dengan Anak-Anak Jelang Paskah

Namun demikian, ia menilai Tahun Kuda Api juga memiliki sisi positif.

“Ini Kuda Api yang sangat cantik sekali menurut saya. Kurang lebih seperti itu,” ucapnya.

Terkait kondisi ekonomi dan bisnis di tahun ini, ia berharap situasi global tetap kondusif.

“Kalau memang dunia ini enggak bergejolak, enggak mempengaruhi politik, geofisika, harga emas pun stabil. Gara-gara tempo hari Amerika berulah, harga emas sampai naik. Di Tahun Kuda Api ini kita harapkan tidak ada permasalahan sampai perang dunia ketiga. Jangan sampai terjadi seperti itu,” katanya.

Pada perayaan malam hingga esok hari, sejumlah pejabat daerah disebut hadir maupun berencana datang.

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *