Menurut Purbaya, kebijakan penambahan utang merupakan langkah yang diambil pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional agar tidak terperosok ke dalam krisis yang lebih berat.
“Ini kan kemarin terpaksa karena ada perlambatan signifikan. Pilihannya yang mana? Ke kondisi seperti 1998 atau meningkatkan utang sedikit, tetapi ekonomi kita selamat habis itu kita tata ulang semuanya,” ujar Purbaya di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).
Pemerintah, lanjutnya, memilih opsi memperbesar pembiayaan melalui utang secara terukur demi menjaga daya tahan ekonomi, sembari tetap memastikan rasio utang berada dalam koridor yang aman sesuai ketentuan perundang-undangan.*
(Red/NK)




