Viral Video Drone Ungkap Ancaman Pembangunan Villa, Rekaman udara tersebut memperlihatkan deretan villa permanen berdiri di tebing dan kawasan sempadan danau
Wonosobo, Indonesia jurnalis– Keindahan Danau Telaga Menjer di Desa Maron, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, terancam oleh masifnya pembangunan bangunan komersial di kawasan yang seharusnya dilindungi. Isu ini mencuat setelah sebuah video drone yang beredar luas pada Selasa (20/1/2026) memicu keprihatinan publik dan pegiat lingkungan.
Rekaman udara tersebut memperlihatkan deretan villa permanen berdiri di tebing dan kawasan sempadan danau. Area yang sebelumnya dikenal sebagai zona konservasi dan resapan air kini tampak dipadati bangunan komersial.
Tokoh daerah sekaligus Ketua Yayasan JATUBU (Jagat Tunas Bumi), Mantep Abdul Ghoni, menilai perubahan di kawasan Danau Menjer berlangsung sangat cepat dan drastis. Menurutnya, wilayah yang seharusnya dijaga kelestariannya justru beralih fungsi menjadi kawasan padat bangunan.
“Secara visual memang masih indah, tetapi di balik itu ada ancaman serius terhadap kelestarian lingkungan dan stabilitas tanah di sekitar danau,” ujar Ghoni.
Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan warga, mayoritas bangunan villa tersebut diduga belum mengantongi izin resmi. Bahkan, sejumlah bangunan disebut berdiri tepat di kawasan sempadan danau serta lahan resapan air yang secara ekologis wajib dilindungi dari aktivitas komersial. Ironisnya, aktivitas pembangunan hingga kini masih terus berlangsung.
Hasil pemantauan di lapangan juga menunjukkan indikasi awal kerusakan lingkungan. Tanah di bagian bawah tebing beberapa villa mengalami pengikisan dan mulai terjadi longsor. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu bencana lingkungan apabila tidak segera ditangani.
Situasi tersebut memunculkan sorotan terhadap fungsi pengawasan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, khususnya dinas teknis terkait. Masyarakat menilai pembiaran pembangunan sedikitnya 56 villa di kawasan sensitif lingkungan mencerminkan lemahnya pengawasan.




