BRSK Desak Danantara Periksa Nugroho alias Nugi, Soroti Dugaan Penyimpangan di Telkomsel

BRSK Desak Danantara Periksa Nugroho alias Nugi, Soroti Dugaan Penyimpangan di Telkomsel
BRSK Desak Danantara Periksa Nugroho alias Nugi, Soroti Dugaan Penyimpangan di Telkomsel
BRSK Desak Danantara Periksa Nugroho alias Nugi, Soroti Dugaan Penyimpangan di Telkomsel

JAKARTA, Indonesia jurnalis – Barisan Rakyat Sikat Koruptor (BRSK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Danantara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (31/8/2026). Dalam aksi tersebut, massa mendesak Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) segera melakukan pemeriksaan terhadap Nugroho alias Nugi yang disebut-sebut terkait dengan sejumlah dugaan penyimpangan di lingkungan PT Telkomsel.

Massa aksi juga menyerukan agar Danantara tidak melakukan kompromi apabila dalam proses pemeriksaan nantinya ditemukan pelanggaran yang terbukti secara hukum.

Dalam orasinya, BRSK menyoroti pentingnya tata kelola perusahaan negara yang transparan, profesional, dan akuntabel. Mereka mengaitkan tuntutan tersebut dengan target pertumbuhan ekonomi nasional yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto.

“Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan keyakinan bahwa Indonesia mampu mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Target tersebut tentu membutuhkan pengelolaan ekonomi nasional yang efisien, disiplin, transparan, serta bebas dari pemborosan dan praktik yang merugikan kepentingan negara,” ujar orator dalam aksi tersebut.

BRSK Desak Danantara Periksa Nugroho alias Nugi, Soroti Dugaan Penyimpangan di Telkomsel
BRSK Desak Danantara Periksa Nugroho alias Nugi, Soroti Dugaan Penyimpangan di Telkomsel

Menurut BRSK, Danantara memiliki mandat strategis dalam mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah serta aset BUMN, memperkuat tata kelola, menciptakan nilai tambah bagi perekonomian, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Danantara sendiri menegaskan pentingnya pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel,” lanjut orator.

BRSK menilai keberhasilan Danantara tidak cukup hanya dilihat dari besarnya aset yang dikelola maupun jumlah investasi yang dilakukan. Menurut mereka, aspek utama yang harus menjadi perhatian adalah bagaimana kekayaan negara dikelola secara bersih dan profesional serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Karena itu, kami berpandangan bahwa keberhasilan Danantara tidak semata-mata diukur dari besarnya aset yang dikelola atau jumlah investasi yang dilakukan, tetapi juga dari keberhasilannya memastikan bahwa kekayaan negara dikelola secara bersih, profesional, bebas konflik kepentingan, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” tegasnya.

Baca Juga  Satreskrim Polres Pasbar Gulung Empat Terduga Pelaku Pemerkosaan Bersama-sama di Sungai Beremas

Tata Kelola Harus Menjadi Prioritas

Dalam aksi tersebut, BRSK juga mengingatkan bahwa penguatan aset dan investasi negara harus berjalan beriringan dengan pengawasan yang ketat.

Mereka menilai setiap dugaan penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, praktik koruptif, manipulasi, pemerasan, maupun tindakan lain yang berpotensi merugikan perusahaan atau negara harus diperiksa secara objektif melalui mekanisme hukum dan pengawasan yang berlaku.

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *