AKBP Agus menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bersifat pengamanan, tetapi juga bagian dari cooling system untuk menjaga kesejukan sosial di masyarakat.
“Polisi hadir bukan sekadar menegakkan hukum, tetapi juga mendampingi masyarakat, khususnya para pelajar, agar tumbuh dalam lingkungan yang positif dan bebas dari pengaruh negatif,” tambahnya.
Program Jaga Jakarta yang diinisiasi Polda Metro Jaya ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara polisi, pihak sekolah, dan orang tua. Guru dan tenaga pendidik diimbau untuk aktif mendeteksi dini perilaku siswa yang berpotensi bermasalah, serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau Polsek Metro Penjaringan jika dibutuhkan pendampingan.
Dengan langkah-langkah preventif ini, diharapkan keamanan wilayah dan ketertiban pelajar di Jakarta Utara dapat terus terjaga.
Hingga akhir kegiatan, situasi di seluruh lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
(Darmawansyah)




