Diskusi Film “Roehana Koeddoes: Cahaya dari Minang”

Diskusi Film “Roehana Koeddoes: Cahaya dari Minang” Angkat Peran Perempuan dalam Sejarah dan Tantangan Masa Kini
Diskusi Film “Roehana Koeddoes: Cahaya dari Minang” Angkat Peran Perempuan dalam Sejarah dan Tantangan Masa Kini, Selasa, 28 April 2026, pukul 14.30–17.30 WIB di Auditorium Perpustakaan Panglima Itam, NasDem Tower lantai 5

“Kalau kita melihat secara umum, perempuan dalam sejarah sering dipinggirkan. Tidak banyak penulis perempuan, dan tidak banyak pula sejarah yang ditulis dari perspektif perempuan,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya membangun narasi sejarah yang inklusif, tidak hanya berfokus pada laki-laki atau tokoh besar di tingkat nasional.

“Narasi sejarah itu tidak hanya untuk laki-laki, tetapi juga untuk perempuan. Bahkan, ada banyak perempuan di tingkat lokal yang memiliki kontribusi besar namun belum banyak diangkat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Yenny menilai Roehana Koeddoes membawa pesan penting bahwa perempuan harus mampu menjadi solusi atas persoalan di lingkungannya.

“Pesan yang ingin disampaikan Roehana adalah perempuan harus berdaya, tidak hanya hadir, tetapi mampu menyelesaikan persoalan di sekitarnya,” katanya.

Ia mencontohkan bagaimana Roehana merespons persoalan ekonomi perempuan dengan membangun kegiatan produktif seperti pembuatan kerajinan dan pemanfaatan keterampilan menjahit, termasuk penggunaan mesin jahit untuk pemberdayaan kelompok perempuan.

“Roehana tidak berusaha menyaingi laki-laki, tetapi melihat persoalan yang ada dan bergerak memberikan solusi. Ia membangun sekolah, memberdayakan perempuan, dan membaca situasi dengan sangat baik,” tuturnya.

Diskusi ini diharapkan dapat membuka wawasan publik mengenai pentingnya peran perempuan dalam sejarah serta mendorong lahirnya kesadaran baru untuk terus memperjuangkan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia.*

(Report lucky Poni)

(Editor NK)

Redaksi
Author: Redaksi

Baca Juga  Paradoks Karir Profesor: Inkoherensi Kelembagaan di Kampus Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *