Turut Hadir, Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr. Yuli Farianti, M.Epid, Wakil Menteri Transmigrasi RI, Boki Ratu Nita Budhi Susanti, Dr. Velix Vernando Wanggai beserta Ibu Herwin Meiliantina Wanggai, Prof. Dr. H. Muhammad Mufti Mubarok beserta Fitriani, Direktur Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Dr. Siti Badriah beserta jajaran, Direktur Penyediaan SDM Kesehatan Kemenkes RI, Anna Kurniati, Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes RI, dr. Imran Pambudi, M.P.H. Direktur Bina Kesehatan Reproduksi Kemendukbangga, dr. Ruri Mutia Ichwan, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Kelembagaan KemenPPPA, Indra Gunawan, Ketua Umum PP IBI, Dr. Ade Jubaedah beserta jajaran, Ketua PPNI, Dr. Harif Fadhillah, Ketua IDI Jakarta Selatan dan Perkumpulan Perinatologi Indonesia, dr. Agung Witjaksono, Sp.OG. Dewan Pengawas Badan Perfilman Indonesia, Danu Murti, M.Sn. Perwakilan UNFPA, WHO, JICA, Goethe-Institut Indonesien, KOICA, Michica Wijaya, Brand Manager Feminine and Skin Care iNova Pharmaceuticals Indonesia (Betadine), Perwakilan Dotlab Corporation, Kepala sekolah, guru pendamping, siswa SMA Negeri 107 Jakarta Timur, SMA Negeri 1 Depok, serta mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta III.
Melalui peluncuran Senja di Pelangi, Gerakan Aku Sahabatmu dan Poltekkes Kemenkes Jakarta III berharap film ini dapat menjadi media edukasi yang mampu membuka ruang dialog, meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan mental dan pencegahan kekerasan berbasis gender online, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan suportif bagi remaja Indonesia.*
(Redaksi)




