Sampul Rapor di Duga Jadi Bisnis Tahunan Korwil : Resahkan Sekolah dan Wali Murid SD

IMG 20260620 WA0008
Sampul Rapor di Duga Jadi Bisnis Tahunan Korwil : Resahkan Sekolah dan Wali Murid SD

 

Pesawaran,22/06/2026 Indonesia Jurnalis – Pengadaan sampul rapor di lingkungan Sekolah Dasar Kecamatan Gedong Tataan kembali menjadi sorotan. Pengadaan sampul yang hampir setiap tahun berjalan tersebut dinilai telah menjadi beban bagi wali murid dan diduga dimanfaatkan sebagai ladang bisnis yang melibatkan pihak tertentu di lingkungan pendidikan.

Sejumlah kepala sekolah yang ditemui mengaku pengadaan sampul rapor untuk Tahun Ajaran 2026 kembali dilakukan secara terpusat melalui rekanan tertentu dan diduga di koordinir oleh Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan ibu Soleha, Kondisi ini membuat pihak sekolah berada dalam posisi yang sulit karena harus meminta pembayaran kepada wali murid untuk menebus sampul yang telah dikirim ke sekolah.

“Kalau untuk sampul lapor setiap tahun ajaran baru dan kelulusan Siswa sudah di kondisikan mas, kami kepala Sekolah mengikuti aja, mau gimana lagi ,dulu kami mengambil sampul ke Korwil. Untuk pembayarannya disetorkan ke Korwil, Bu Soleha. Tahun ini barang langsung dikirim ke sekolah,ya pembayarannya melalui Korwil ,” ujar salah seorang kepala sekolah yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurut sejumlah sumber, praktik tersebut setiap tahun selalu menimbulkan keluhan dari orang tua siswa. Meski nilai per siswa relatif kecil, 65 ribu sampai 70 ribu jika dikalikan dengan jumlah murid di seluruh sekolah dasar se-Kecamatan Gedong Tataan, nilainya menjadi cukup besar dan berpotensi menjadi bisnis yang menguntungkan pihak tertentu.

Yang menjadi persoalan, sekolah merasa terbebani karena harus menjadi perantara penagihan kepada wali murid. Tidak sedikit kepala sekolah yang mengaku khawatir jika pengadaan tersebut dianggap sebagai pungutan liar(Pungli) yang dilakukan oleh sekolah.

Baca Juga  KOSMAK Laporkan Pejabat Ditjen Minerba ke Kortas Tipikor, Dugaan Rekening Rp170 Miliar Dibantah

Saat dikonfirmasi terkait dugaan keterlibatan dalam pengadaan sampul rapor tersebut, Korwil Pendidikan Kecamatan Gedong Tataan, Soleha, membantah tudingan tersebut Menurutnya, seluruh proses pemesanan dan distribusi dilakukan langsung oleh pihak rekanan kepada sekolah.

Team Redaksi
Author: Team Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *