Hari Ke-10 Operasi Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Simalungun Survei Jalur Pematangsiantar-Parapat

Hari Ke-10 Operasi Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Simalungun Survei Jalur Pematangsiantar-Parapat demi Keselamatan Berlalu Lintas
Hari Ke-10 Operasi Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Simalungun Survei Jalur Pematangsiantar-Parapat demi Keselamatan Berlalu Lintas
Hari Ke-10 Operasi Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Simalungun Survei Jalur Pematangsiantar-Parapat demi Keselamatan Berlalu Lintas

SIMALUNGUN, Indonesia jurnalis –” Satlantas Polres Simalungun Polda Sumatera Utara terus melaksanakan rangkaian Operasi Patuh Toba 2026 di wilayah hukum Polres Simalungun. Pada hari ke-10 operasi, Rabu (4/11/2026), personel melakukan survei jalan, survei rambu lalu lintas, serta survei lokasi pemberhentian parkir kendaraan sumbu tiga sepanjang jalur Pematangsiantar-Parapat, Kabupaten Simalungun.

Kegiatan dimulai sekira pukul 13.00 WIB hingga selesai dan dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Friska Susana, S.H., bersama anggota Satlantas. Dalam pelaksanaannya, Satlantas juga bersinergi dengan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun Firdaus Girsang, S.PT., M.M., beserta jajarannya. Cuaca saat kegiatan berlangsung cerah sehingga survei berjalan lancar.

Menurut AKP Friska Susana, Operasi Patuh Toba 2026 yang digelar sejak 26 Oktober hingga 8 November 2026 bertujuan mewujudkan tertib berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya di wilayah hukum Polres Simalungun.

“Operasi Patuh Toba ini merupakan wujud Polisi Bersama Masyarakat. Kami ingin menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan,” ujar AKP Friska Susana.

Ia menjelaskan, survei jalan dan rambu di jalur Pematangsiantar-Parapat dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur dan perlengkapan jalan mendukung keselamatan pengendara. Jalur tersebut merupakan lintasan yang ramai, terutama sebagai akses menuju kawasan wisata Danau Toba. “Kami mengecek kondisi jalan dan kelengkapan rambu agar pengguna jalan mendapatkan petunjuk yang jelas dan terhindar dari potensi kecelakaan,” ungkapnya.

Selain itu, personel menyurvei lokasi untuk tempat pemberhentian parkir kendaraan sumbu tiga. Survei ini merupakan persiapan pemberlakuan Surat Keputusan Bersama (SKB) pada saat Operasi Lilin 2026. “Titik pemberhentian kendaraan sumbu tiga kami siapkan sejak dini agar saat SKB diberlakukan, arus lalu lintas tetap lancar dan aman,” ucapnya.

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *