Indra Waspada juga mengingatkan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dengan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Serta menghindari penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian yang berpotensi memicu konflik.
“Semangat santri harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, dan tidak mudah terpecah belah oleh provokasi,” ungkapnya.
Indra Waspada berharap, momentum Hari Santri Nasional menjadi pengingat bahwa penguatan karakter, nilai keagamaan, dan semangat kebangsaan merupakan modal penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Melalui sinergi antara ulama, santri, kepolisian, dan seluruh lapisan masyarakat, situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Tangerang diharapkan terus terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.*
(Dirman)




