IRGC Klaim Serang USS Abraham Lincoln, Dalam pernyataan resminya, United States Central Command CENTCOM membantah, bahwa USS Abraham Lincoln tidak mengalami serangan apa pun
INTERNASIONAL, Indonesia jurnalis – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim telah meluncurkan serangan rudal terhadap kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, pada Minggu, 1 Maret 2026.
Dalam pernyataan yang dilaporkan sejumlah media, juru bicara IRGC menyebut Angkatan Laut mereka menembakkan empat rudal ke arah kapal induk tersebut saat berada sekitar 250 hingga 300 kilometer dari pantai Chabahar, Iran, di kawasan Teluk Oman. Setelah peluncuran rudal, kapal induk itu diklaim bergerak menjauh ke arah tenggara menuju Samudra Hindia.
IRGC menyatakan serangan itu merupakan bagian dari operasi militer bertajuk “Operasi True Promise 4”. Langkah tersebut disebut sebagai respons atas meningkatnya ketegangan dan konflik yang melibatkan kedua negara.
Terkait jenis rudal yang digunakan, terdapat perbedaan laporan. Sebagian sumber menyebut rudal balistik, sementara laporan lain menyatakan rudal jelajah yang ditembakkan ke arah kapal induk Amerika Serikat tersebut.
Menurut klaim Iran, aksi tersebut membuat USS Abraham Lincoln terpaksa mundur dari posisinya di perairan dekat Iran.




