Kapolda Aceh berikan Bantuan Sumur Bor Bagi Masyarakat diKampung Suku Wihlah Setie Kabupaten Aceh Tengah

Kapolda Aceh berikan Bantuan Sumur Bor Bagi Masyarakat diKampung Suku Wihlah Setie Kabupaten Aceh Tengah
Warga bersama satuan polisi sedang memasang pipa sumur bor di Kampung Suku Wihlah Setie, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Sabtu (10/1/2026)
Kapolda Aceh berikan Bantuan Sumur Bor Bagi Masyarakat diKampung Suku Wihlah Setie Kabupaten Aceh Tengah

Aceh Tengah, Indonesia jurnalis – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basya, M.M. memberikan bantuan berupa sumor bor kepada warga Kampung Suku Wihlah Setie, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah yang terdampak banjir bandang dan longsor sehingga mengakibatkan sulitnya mencari air bersih. Bantuan sumur bor tersebut dari Kapolda Aceh sudah resmi dan dapat dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, Sabtu (10/1/2026)

Sumur bor tersebut diresmikan langsung oleh Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufik, S.I.K., M.H., sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang melanda Kecamatan Bintang pada 26 November 2025 lalu. Bagi warga setempat, air bersih bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan mendasar yang sempat sulit diperoleh setelah bencana merusak sarana dan prasarana desa.

Peresmian berlangsung di Menasah Al-Mukmin Kampung Suku Wihlah Setie dan dihadiri para pejabat utama Polres Aceh Tengah, Kapolsek Bintang beserta jajaran, personel BKO Brimob Polda Aceh, aparatur kampung, serta masyarakat yang menyaksikan langsung momen bersejarah bagi kampung mereka.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufik menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya akses air bersih yang aman dan berkelanjutan.

“Air bersih adalah kebutuhan utama. Melalui bantuan sumur bor ini, kami berharap masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan lebih layak dan sehat, sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan warga pascabencana,” ungkap Kapolres.

Sumur bor dengan kedalaman sekitar 18 meter tersebut dikerjakan hanya dalam waktu satu hari. Kini, airnya telah mengalir jernih dan dapat dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari, sekaligus menjadi solusi jangka panjang saat musim kemarau maupun kondisi darurat.

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *