KORWIL LSM LIPAN Tanggamus, Laskar Lampung Indonesia, dan Pro Jamin Siap Kawal Aksi Damai Dugaan Pungutan di Lingkungan Sekda Tanggamus
Tanggamus, Indonesia Jurnalis – Kasus dugaan praktik pungutan berkedok iuran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus mendapat perhatian sejumlah elemen masyarakat. Selain LPAKN RI PROJAMIN (Pro Jamin) dan Laskar Lampung Indonesia (LLI), Korwil LSM LIPAN Tanggamus menyatakan kesiapan untuk turut serta dalam aksi damai yang akan digelar di kompleks kantor Bupati Tanggamus
Sumarah selaku Koordinator Wilayah LSM LIPAN Tanggamus menyampaikan bahwa pihaknya mendukung upaya penegakan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan birokrasi daerah. Menurutnya, dugaan pungutan yang melibatkan ajudan Sekda berinisial MH tidak boleh dibiarkan karena berpotensi merusak sistem pelayanan publik dan menghambat program pembangunan daerah.
“Kami dari KORWIL LSM LIPAN Tanggamus siap bergabung dalam aksi damai bersama Laskar Lampung Indonesia dan Pro Jamin. Ini bukan aksi provokasi, tetapi bagian dari kontrol sosial agar Bupati Tanggamus segera melakukan klarifikasi dan menindak tegas jika dugaan ini terbukti,” ujar Koordinator Wilayah LSM LIPAN Tanggamus.
KORWIL LSM LIPAN Tanggamus Sumarah juga meminta Bupati Tanggamus, H. Saleh Asnawi, untuk mengambil langkah nyata, antara lain memanggil Sekda Suaidi dan ajudan berinisial MH guna memberikan klarifikasi, melakukan audit internal terhadap dugaan aliran dana iuran dari OPD, serta memastikan tidak ada praktik pungutan liar di lingkungan pemerintah daerah.
“Kami mendukung tuntutan agar Bupati menertibkan pejabat yang diduga tidak mendukung visi-misi Bupati dan Wakil Bupati. Jika terbukti, proses hukum harus dijalankan tanpa pandang bulu. Namun kami juga menjunjung asas praduga tak bersalah dan tetap membuka ruang klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut,” tambahnya.
Dalam aksi damai nanti, KORWIL LSM LIPAN Tanggamus Sumarah bersama LLI dan Pro Jamin akan menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya:
1. Bupati Tanggamus segera memanggil dan meminta klarifikasi Sekda Suaidi serta ajudan berinisial MH terkait dugaan pungutan.




