“Dan juga beberapa waktu lalu sudah kampanyekan dirinya bahwa PLt Rektor tidak akan naju di Pemilihan Rektor tapi kali ini namanya muncul sebagai calon Rektor.
LHK Berjanji Hari Selasa, 9 Juni 2026 akan sambangi Kementerian Pendidikan Tinggi dan mendesak mendikti untuk segera evaluasi PLt Rektor UHO. Serta menggandeng MPK atau Kejagung guna mengaudit ratusan paket Proyek di UHO yang diduga di kendalikan Oleh Plt Rektor tersebut. Hingga ada indikasi PLt rektor tersebut menerima Fee (Gratifikasi) dari paket – paket Proyek.
LHK menambahkan Bahwa Pilrek UHO kali ini diperkirakan menjadi salah satu kontestasi paling kompetitif dalam sejarah kampus. Perhatian publik kini tertuju pada siapa saja figur yang mampu menembus tiga besar pada 30 Juni mendatang sebelum melangkah ke tahap akhir pemilihan rektor.*
(Redaksi)




