Sementara itu, salah satu peserta kegiatan, Kapolsek Seruai Polres Aceh Tamiang, AKP Teuku Davean, mengungkapkan bahwa dirinya turut merasakan dampak langsung dari bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
“Rumah saya terdampak banjir dan untuk sementara belum dapat ditempati karena masih berlumpur serta dalam proses pembersihan,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menilai kegiatan trauma healing tersebut sangat membantu personel yang terdampak, baik dari sisi psikologis maupun semangat dalam menjalankan tugas.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya dan rekan-rekan. Selain membantu pemulihan mental, kegiatan ini juga menambah semangat kami dalam melaksanakan dinas. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada kesempatan berikutnya,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya tidak hanya dalam penanganan bencana secara operasional, tetapi juga dalam menjaga kesehatan mental personel sebagai bagian penting dari profesionalisme dan kesiapsiagaan dalam melayani masyarakat.**
(Pm/red)




