Massa Demo di Tugu Tani Soroti Karhutla dan Beratnya Biaya Hidup, Pemerintah Didesak Berbenah

Massa Demo di Tugu Tani Soroti Karhutla dan Beratnya Biaya Hidup, Pemerintah Didesak Berbenah
Aksi demonstrasi di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, berakhir pada Selasa (20/10/2026)

Pemerintah dituntut memastikan bahwa kebijakan ekonomi benar-benar menjawab kebutuhan rakyat. Evaluasi terhadap program yang berjalan perlu dilakukan secara terbuka dan terukur, terutama jika pelaksanaannya belum memberikan manfaat yang dirasakan secara luas.

Sementara itu, tuntutan di bidang pendidikan turut memperlihatkan pentingnya pemerataan akses dan peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.

Massa Demo di Tugu Tani Soroti Karhutla dan Beratnya Biaya Hidup, Pemerintah Didesak Berbenah
Massa Demo di Tugu Tani Soroti Karhutla dan Beratnya Biaya Hidup, Pemerintah Didesak Berbenah

Menjelang pembubaran, massa membentangkan spanduk tuntutan di monumen Tugu Tani. Mereka kemudian menyanyikan lagu Indonesia Pusaka sebelum menyalakan suar atau flare di lokasi aksi.

Aksi tersebut pun berakhir setelah massa menyampaikan berbagai tuntutannya. Namun, persoalan yang mereka soroti masih membutuhkan jawaban konkret. Penanganan karhutla, pembenahan ekonomi, pengendalian beban biaya hidup, dan perbaikan pendidikan tidak cukup dijawab dengan pernyataan politik, melainkan harus dibuktikan melalui kebijakan yang terukur, pelaksanaan yang konsisten, serta hasil yang dapat dirasakan masyarakat.*

(Redaksi)

Redaksi
Author: Redaksi

Baca Juga  KMHDI Deklarasikan Satgas Restorasi Karhutla, Komitmen Bantu Pulihkan Hutan Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *