Masyarakat Adat SIMAPITOWA Gelar Demo Damai, Desak TNI Cabut Plang dan Tarik Personel Non-Organik

Masyarakat Adat SIMAPITOWA Gelar Demo Damai, Desak TNI Cabut Plang dan Tarik Personel Non-Organik
Aksi demonstrasi damai di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRP Papua Tengah), Nabire, Senin (10/8/2026).

Gobai juga meminta agar Satgas PKH mencabut plang yang telah dipasang di wilayah KM 95 dan KM 105.

“Kami berharap agar Satgas PKH mencabut palang yang sudah dipasang di KM 95 dan KM 105,” desaknya.

Lebih lanjut, John menegaskan bahwa pengelolaan aktivitas pertambangan rakyat harus memperhatikan kewenangan pemilik hak ulayat serta ketentuan yang telah diatur dalam regulasi daerah.

Sebagai tindak lanjut atas aspirasi tersebut, DPRP Papua Tengah berencana memanggil Satgas PKH untuk melakukan rapat koordinasi secara resmi dalam waktu dekat.

“Jangan karena ditugaskan oleh Presiden lalu mau mengatur semuanya, kami provinsi ini punya Perda,” tegas Gobai.

Ia menambahkan, apabila Satgas PKH tidak mengindahkan ketentuan yang telah ditetapkan melalui peraturan daerah, pihak legislatif Papua Tengah akan menyampaikan keberatan kepada pimpinan pemerintah di tingkat pusat.

DPRP Papua Tengah, kata Gobai, akan terus mengawal aspirasi masyarakat adat SIMAPITOWA agar dapat diselesaikan melalui mekanisme dialog dan koordinasi antarlembaga.

(Pither Agapa)

(Editor NK)

Redaksi
Author: Redaksi

Baca Juga  DPRD Lampung Soroti 101 Perusahaan Belum Bayar Pajak Air Permukaan, Potensi PAD Dinilai Masih Sangat Besar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *