Selain itu, Presiden menegaskan pentingnya kehadiran langsung Kepala Negara dalam menyampaikan arah kebijakan perekonomian nasional dan pengelolaan keuangan negara. Hal tersebut dinilai penting guna memberikan gambaran yang utuh mengenai langkah strategis pemerintah dalam menghadapi berbagai dinamika serta tantangan global yang turut memengaruhi kondisi nasional saat ini.
“Oleh karena itu, karena kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat bahwa Presiden Republik Indonesia harus hadir langsung menyampaikan pokok-pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara,” jelasnya.
Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kesinambungan pembangunan nasional melalui kebijakan fiskal yang tepat sasaran, efektif, dan berorientasi pada pencapaian sasaran pembangunan, termasuk penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Hadir pula pada kesempatan tersebut jajaran pimpinan lembaga negara, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, para ketua umum partai politik, serta para pimpinan organisasi kemasyarakatan dan unsur pimpinan lembaga negara lainnya.*
(Redaksi/Biro Pres Wapres)




