“KAHMI memiliki idealisme, tetap mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah. Saya berharap warga KAHMI memiliki gagasan-gagasan besar, tetapi juga menjadi organisasi pemersatu bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Abdullah Puteh menegaskan bahwa tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut bukan sekadar slogan seremonial, melainkan panggilan sejarah sekaligus amanah besar bangsa Indonesia.
“Tema pada kesempatan ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan sejarah dan amanah bangsa. Indonesia dibangun atas keberagaman suku, bahasa, budaya, dan agama. Para pendiri bangsa telah mewariskan kepada kita semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi persatuan nasional,”ujar Abdullah Puteh.*
(Report ls)
(Editor NK)




