Riza Patria Tekankan Peran KAHMI Merawat Persatuan Bangsa di Tengah Dinamika Nasional

Riza Patria Tekankan Peran KAHMI Merawat Persatuan Bangsa di Tengah Dinamika Nasional
Riza Patria Tekankan Peran KAHMI Merawat Persatuan Bangsa di Tengah Dinamika Nasional, Kantor Kementerian Desa, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2026).
Riza Patria Tekankan Peran KAHMI Merawat Persatuan Bangsa di Tengah Dinamika Nasional

JAKARTA, Indonesia jurnalis – Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, menghadiri acara Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal MN KAHMI 2026 yang berlangsung penuh kehangatan dan semangat persatuan di Kantor Kementerian Desa, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Persatuan Indonesia” tersebut menjadi momentum refleksi kebangsaan bagi para tokoh Islam dan pengurus KAHMI untuk mempererat tali silaturahmi di tengah dinamika sosial politik nasional.

Selain Ahmad Riza Patria, acara tersebut juga dihadiri Koordinator Presidium MN KAHMI Abdullah Puteh, mantan Wakil Presiden RI ke-10 Jusuf Kalla, Subhan Alba ketua Panitia yang pada kesempatan itu memaparkan gedung MN KAHMI yang baru, serta di hadiri sejumlah tokoh dan pengurus KAHMI.

Riza Patria menyampaikan apresiasi atas konsistensi KAHMI yang terus menghadirkan ide, gagasan, dan aktivitas positif bagi masyarakat serta bangsa Indonesia.

“Hari ini dengan tema Merawat Persatuan Indonesia, saya berterima kasih karena kembali mendapat kesempatan hadir bersama para senior, termasuk Pak JK dan teman-teman pengurus. Kita bersyukur, itulah kelebihan KAHMI, selalu memiliki ide, gagasan, dan aktivitas yang luar biasa,” ujar Riza Patria.

Riza menegaskan bahwa sebuah organisasi tidak cukup hanya memiliki gagasan dan pemikiran semata, namun juga harus dibarengi dengan ilmu, kontribusi nyata, serta kemampuan membangun perhatian publik terhadap berbagai persoalan bangsa.

Menurutnya, KAHMI selama ini dikenal sebagai organisasi yang memiliki idealisme kuat dan tetap kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Namun demikian, kritik yang disampaikan harus tetap mengedepankan semangat persatuan dan kepentingan bangsa di atas segalanya.

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *