ARSIP mendorong aparat penegak hukum agar bekerja secara profesional, independen, dan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran hukum, termasuk tindakan yang mengancam konstitusi, keamanan nasional, serta kepentingan rakyat.
“Jangan ada pihak yang merasa kebal hukum. Siapa pun yang terbukti mengkhianati amanah bangsa dan merugikan negara harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” demikian pernyataan sikap ARSIP.
Konsolidasi Diikuti Puluhan Pimpinan Organisasi Relawan
Konsolidasi tersebut merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah dan memperkuat komunikasi antar pimpinan organisasi serta ketua umum relawan yang selama ini berada dalam barisan pendukung Prabowo Subianto sejak Pilpres 2014, 2019, hingga 2024.
Menjelang pelaksanaan kegiatan, tercatat sebanyak 50 ketua umum, pimpinan, dan perwakilan organisasi telah menyatakan kesiapan untuk hadir dan mengikuti konsolidasi.
Sejumlah organisasi yang tergabung di antaranya Hamim Center, Alumni Perguruan Tinggi se-Sumatera Selatan, Pejuang Milenial Prabowo, Pribumi Bersatu, Gerakan Nasional Cinta Prabowo, Cahaya Kemenangan Prabowo, Pergerakan Pelaut Indonesia, Brigade Pecinta Prabowo 08, Barisan Persatuan Indonesia, Barisan Kebangsaan Nasional, Lembaga Aliansi Indonesia, Perempuan Prabowo, Gerakan Cinta Prabowo, Militan Indonesia Raya (Militera), Barisan Pendukung Prabowo Subianto (BARUPAS), SOPRAN, Komando Patriot Subianto 08, serta berbagai organisasi relawan dan elemen masyarakat lainnya.
Melalui konsolidasi ini, ARSIP berharap tercipta wadah untuk memperkuat persatuan, menyatukan sikap, serta membangun dukungan yang konstruktif terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Kedaulatan Negara Menjadi Prioritas Utama
ARSIP menegaskan bahwa memberikan dukungan kepada Presiden bukan berarti mengabaikan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan. Sebaliknya, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk memastikan penyelenggaraan negara tetap berjalan sesuai konstitusi, hukum, dan amanah rakyat.
“Bagi kami, kedaulatan negara adalah harga mati, keselamatan rakyat adalah amanah, dan konstitusi adalah pedoman perjuangan,” tegas ARSIP dalam pernyataan sikapnya.
Usai acara para ketua umum kunjungi kediaman Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara Jakarta Selatan dengan memberikan dokumentasi dukungan dan tanda tangan para ketua umum.
Di akhir pernyataannya, ARSIP mengajak seluruh elemen relawan, generasi muda, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh komponen bangsa untuk terus menjaga persatuan nasional dan bersama-sama mengawal kepentingan bangsa dan negara.*
(Lucky poni)




