NEWS  

Pemuda Nusantara Berkeadilan Sesalkan Kepala BKD DKI Jakarta Tak Hadiri Undangan FGD Hari Sumpah Pemuda

Pemuda Nusantara Berkeadilan Sesalkan Kepala BKD DKI Jakarta Tak Hadiri Undangan FGD Hari Sumpah Pemuda
Kanda Don Aktivis Pemuda Nusantara Berkeadilan Sesalkan Kepala BKD DKI Jakarta Tak Hadiri Undangan FGD Hari Sumpah Pemuda
Pemuda Nusantara Berkeadilan Sesalkan Kepala BKD DKI Jakarta Tak Hadiri Undangan FGD Hari Sumpah Pemuda

JAKARTA, Indonesia Jurnalis– Aktivis Pemuda Nusantara Berkeadilan, Kanda Don, menyayangkan ketidakhadiran Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Premi Lasari, dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan pada Rabu, 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Menurut Kanda Don, pihak penyelenggara tidak hanya menyayangkan ketidakhadiran Premi Lasari, tetapi juga tidak adanya perwakilan dari BKD DKI Jakarta yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai, kondisi ini menunjukkan kurangnya koordinasi antara pejabat yang diundang dan pihak penyelenggara.

Kanda Don menjelaskan, kegiatan FGD tersebut sebelumnya telah dikoordinasikan dengan pihak terkait. Bahkan, menurutnya, sudah terdapat nota dinas atau disposisi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gubernur Pramono Anung.

“Hal ini terjadi karena tidak adanya koordinasi pejabat berwenang, yaitu Kepala Badan Kepegawaian, dengan penyelenggara, yaitu Pemuda Nusantara Berkeadilan. Padahal sudah ada nota dinas atau perintah melalui disposisi pemerintah melalui Gubernur Jakarta Pramono Anung,” kata Kanda Don.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk membahas reformasi birokrasi, khususnya dalam menghadapi perkembangan digitalisasi di lingkungan pemerintahan.

Dalam kesempatan itu, Kementerian Hukum telah menyiapkan Staf Ahli Menteri Hukum Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Penguatan Reformasi Birokrasi Dr Sucipto untuk memaparkan materi mengenai reformasi digital dan reformasi birokrasi digital.

Kanda Don mengungkapkan, pihaknya sangat menyayangkan sikap tuan rumah dari unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dinilai tidak memberikan kepastian terkait kehadiran dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat menyayangkan kenapa tuan rumah Jakarta tidak hadir atau tidak ada konfirmasi pada pukul 2 siang, sama sekali tidak ada konfirmasi sampai pada pukul 4 sore kami menunggu lagi,” ujarnya.

Baca Juga  Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang ke Tahap Penyidikan

Tidak satu pun dari BKD yang mengonfirmasi hadir atau tidak hadir pada kegiatan tersebut.

“ Inilah yang telah saya sampaikan, faktanya. Tidak ada konfirmasi dari Kepala Badan Kepegawaian Premi Lasari, atau stafnya, atau siapa pun dari pihak Kepala Badan Kepegawaian. Tidak satu pun dari mereka yang mengonfirmasi kegiatan ini hadir atau tidak hadir,” tegasnya.

Sebaliknya, Kanda Don menyampaikan apresiasi terhadap pihak Kementerian Hukum yang dinilainya telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Menurutnya, pihak kementerian memberikan pelayanan kepada penyelenggara, termasuk penjemputan, penyambutan, pemaparan materi melalui presentasi PowerPoint, serta penyediaan bahan pembelajaran.

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *