“Dulu rotan biasanya hanya dibuat kursi, sekarang sudah bisa menjadi tas-tas model kekinian,” ungkapnya.
Selain tas, para pengrajin juga memproduksi berbagai kerajinan lain seperti tikar, tempat penyimpanan, wadah bumbu dapur, hingga aneka produk rumah tangga lainnya.
“Produknya macam-macam, ada tikar, tempat-tempat wadah, dan berbagai kerajinan lainnya dengan bahan alami,” Kami mengucapkan terima kasih kepada para pengrajin yang tergabung di galeri APINDO,” tambah Emma.
Dalam acara tersebut, tas kerajinan APINDO HSU di gunakan oleh para dewan juri yang pernah meraih penghargaan yaitu, Meylan Fega Top Universe Indonesia 2023, Cinta Piecesia Runner Up 2 Miss Teenager Universe 2025, dan Nasya Collyer Fashion Desainer Indonesia.
Partisipasi pengrajin HSU dalam ajang tersebut diharapkan dapat memperluas pasar produk UMKM Kalimantan Selatan sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap produk lokal berbasis kerajinan tangan dan bahan ramah lingkungan.*
(Ls)




