“Media sosial sejatinya menjadi sarana komunikasi dan edukasi. Namun jika disalahgunakan, dapat menjadi ancaman serius terhadap hak-hak individu maupun kelompok,” ujar Ipda Fauzan dalam diskusi tersebut.
Kegiatan ini dihadiri mahasiswa, pegiat media sosial, aktivis, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti jalannya diskusi hingga selesai. Peserta juga diberikan kesempatan berdialog langsung dengan para narasumber mengenai berbagai persoalan yang sering muncul di ruang digital.
Melalui diskusi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga etika dalam bermedia sosial demi terciptanya ruang digital yang aman, sehat, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.*
(Ls)




