NEWS  

Rakernas VII HIMNI 2026, Perkuat Sinergi Daerah dan Diaspora untuk Wujudkan Nias Pulau Impian

Rakernas VII HIMNI 2026, Perkuat Sinergi Daerah dan Diaspora untuk Wujudkan Nias Pulau Impian
Ketua Umum DPP HIMNI yang juga menjabat sebagai Bupati Nias, Ya'atulo Gulo.

Kedua, penguatan kelembagaan dan fungsi mediasi sosial. Organisasi dan lembaga masyarakat diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi, menyelaraskan kepentingan berbagai pihak, serta membantu membangun penyelesaian atas persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Ketiga, kolaborasi terpadu melalui konsep Nias 5+1. Konsep ini mendorong kerja sama antara lima daerah otonom di Kepulauan Nias dengan dukungan diaspora dan para pemangku kepentingan lainnya.

Ya’atulo menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh seberapa besar sumber daya yang dimiliki suatu daerah, tetapi juga oleh kemampuan pemimpinnya dalam mengelola potensi tersebut.

“Pembangunan sebenarnya tidak bergantung pada besarnya sumber daya yang dimiliki, tetapi juga pada kemampuan kepemimpinan dalam mengelola sumber daya yang ada,” tegas Ya’atulo.

Konsep Nias 5+1 diarahkan untuk memperkuat keterpaduan pembangunan antara Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat, dan Kota Gunungsitoli, dengan melibatkan diaspora sebagai unsur pendukung.

Melalui pendekatan ini, setiap daerah diharapkan dapat membangun koordinasi yang lebih baik dalam merencanakan dan menjalankan program pembangunan. Kerja sama tersebut juga diharapkan mampu mengurangi hambatan koordinasi serta membuka peluang pemanfaatan potensi daerah secara bersama-sama.

Diaspora Nias memiliki peluang untuk berkontribusi melalui pertukaran pengetahuan, pengembangan jaringan, kerja sama ekonomi, hingga dukungan investasi yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

Dalam hal ini, HIMNI dapat berperan sebagai wadah konsolidasi masyarakat sekaligus jembatan yang menghubungkan berbagai potensi tersebut dengan agenda pembangunan di Kepulauan Nias.

Namun, agar gagasan tersebut dapat memberikan hasil nyata, diperlukan komitmen bersama, pembagian peran yang jelas, serta program kerja yang terukur dan berkelanjutan.

Rakernas VII HIMNI Tahun 2026 diharapkan tidak berhenti pada pembahasan gagasan, tetapi juga menghasilkan langkah strategis yang dapat diterapkan untuk mendukung kemajuan Kepulauan Nias.

Baca Juga  Kerusuhan Melanda Prancis, 1.200 Orang Ditangkap dalam Demonstrasi Besar

Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pengurangan angka kemiskinan menjadi bagian dari sasaran pembangunan yang ingin didorong melalui penguatan SDM, peningkatan kualitas kepemimpinan, serta kolaborasi antardaerah.

Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dunia usaha, hingga warga Nias yang berada di perantauan.

Tema “Tantangan Menuju Nias Pulau Impian” menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah memerlukan visi bersama dan langkah nyata. Potensi yang tersedia perlu diimbangi dengan tata kelola yang baik, sumber daya manusia yang kompeten, serta kerja sama yang kuat.

Melalui Rakernas ini, HIMNI menegaskan pentingnya menjaga persatuan masyarakat Nias sekaligus membangun kolaborasi yang lebih luas demi masa depan Kepulauan Nias yang maju, mandiri, dan sejahtera.*

 

 

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *