“Budaya Betawi harus bisa kita banggakan, apalagi jika bisa dikemas lebih elegan hingga dikenal ke luar negeri. Jangan sampai ondel-ondel hanya jadi pengamen. Kalau dikemas baik, bisa jadi kebanggaan bangsa,” tambah William.
Sementara itu, Eki Pitung mengaku bangga terhadap penyelenggaraan acara yang tetap menampilkan kekayaan budaya Betawi secara elegan.
“Ini momentum yang tepat. Di HUT ke-498 Jakarta, budaya Betawi ditampilkan secara elegan dalam event golf di kawasan elite PIK 2. Ornamen dan kuliner khas seperti bir pletok, kerak telor, hingga asinan turut meramaikan,” ungkapnya.
Acara ini menjadi bukti bahwa dunia bisnis dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan, memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dalam bingkai kebersamaan dan keberagaman.**
(Ls)




