Kelompok-kelompok tersebut kerap menggelar aksi protes di berbagai kesempatan, termasuk pada momen perayaan keagamaan Yahudi seperti Purim. Aksi tersebut dilakukan untuk menegaskan bahwa tidak semua komunitas Yahudi mendukung kebijakan atau arah politik negara Israel.
Demonstrasi semacam ini menjadi bagian dari perdebatan yang lebih luas di kalangan masyarakat internasional mengenai konflik di Timur Tengah serta posisi Zionisme dalam identitas politik dan keagamaan Yahudi.*
(Redaksi)




