HIKMU Buka Peluang Pendidikan Global, Generasi Muda Maluku Utara Didorong Kuliah di Australia
JAKARTA, Indonesia jurnalis – Himpunan Keluarga Maluku Utara (HIKMU) mendorong generasi muda Maluku Utara untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan bertaraf internasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuka akses informasi mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi di Australia melalui webinar Study in Australia yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (31/10/2026).
Ketua Umum HIKMU, H. Askan Naim, S.Sos., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi forum untuk mengenal sistem pendidikan Australia, tetapi juga merupakan langkah awal membangun jembatan pengetahuan serta memperluas kerja sama antara masyarakat Maluku Utara dan Australia.
“Saya melihat acara ini bukan sebagai forum informasi tentang sistem pendidikan di Australia, tetapi sebagai langkah pertama untuk membuka jembatan pengetahuan dan kerja sama yang lebih luas antara komunitas Maluku Utara dan Australia,” ujar Askan dalam sambutannya.
Menurutnya, Maluku Utara memiliki sejarah panjang dalam pergaulan internasional. Kesultanan Ternate, Tidore, serta kerajaan-kerajaan lain di kawasan tersebut pernah menjadi pusat kekuasaan, perdagangan, dan kekuatan maritim penting di wilayah timur Nusantara.
Sejarah tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Maluku Utara sejak dahulu telah memiliki keterbukaan terhadap dunia luar melalui jalur pelayaran, perdagangan, dan hubungan antarmasyarakat.
Askan juga menyinggung hubungan historis antara masyarakat maritim Indonesia dan penduduk asli Australia yang telah berlangsung sejak berabad-abad lalu. Interaksi tersebut menjadi bukti bahwa laut yang memisahkan kedua wilayah sesungguhnya juga berfungsi sebagai jalur pertemuan dan pertukaran budaya.
“Hubungan antara Indonesia dan Australia sebenarnya bukanlah sesuatu yang baru. Laut yang memisahkan kita selalu menjadi tempat pertemuan, pengembangan hubungan budaya, dan hubungan antarmasyarakat,” katanya.
Dorong Konektivitas Maluku Utara dan Australia
Selain bidang pendidikan, Askan menilai posisi geografis Maluku Utara di kawasan timur Indonesia memiliki potensi strategis untuk memperluas hubungan dengan Australia dan kawasan Pasifik.
Ia berharap, pada masa mendatang, peluang konektivitas transportasi yang lebih langsung antara Australia dan wilayah timur Indonesia dapat dikaji secara serius, termasuk kemungkinan penerbangan langsung yang menghubungkan kota-kota di Australia dengan Maluku Utara.
Menurutnya, gagasan tersebut perlu didukung kajian menyeluruh yang mempertimbangkan potensi pasar, kebutuhan ekonomi, pariwisata, serta kesiapan operasional.
Askan menegaskan bahwa masyarakat Maluku Utara tidak boleh hanya menjadi penonton ketika peluang konektivitas dan kerja sama regional berkembang. Daerah tersebut perlu mempersiapkan diri agar mampu mengambil bagian dalam jaringan hubungan internasional.
Pendidikan Australia Jadi Peluang Generasi Muda
Dalam kesempatan itu, Askan menekankan bahwa manfaat utama webinar *Study in Australia* adalah membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Maluku Utara untuk memperoleh pendidikan berkualitas di tingkat global.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan forum tersebut untuk mengenal sistem pendidikan tinggi Australia, pilihan program studi, dukungan bagi mahasiswa internasional, serta berbagai peluang beasiswa yang tersedia.
Menurutnya, terdapat sejumlah bidang pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan Maluku Utara, antara lain kelautan, perikanan, teknologi maritim, pertambangan, energi, pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, pariwisata, pertanian modern, ketahanan pangan, teknologi informasi, kecerdasan buatan, ekonomi digital, dan manajemen bisnis.
Askan juga berharap kerja sama HIKMU dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Australia dapat dikembangkan menjadi program yang lebih konkret, tidak hanya terbatas pada penyelenggaraan webinar.
Program tersebut, antara lain, dapat mencakup pertukaran pelajar dan tenaga pendidik, kerja sama antarlembaga pendidikan tinggi, penelitian bersama, serta pembentukan jaringan alumni internasional.
“HIKMU siap menjadi jembatan komunikasi sekaligus fasilitator yang menghubungkan generasi muda Maluku Utara dengan berbagai peluang pendidikan internasional,” tegasnya.
Bangun Masa Depan Melalui Ilmu Pengetahuan
Askan mengingatkan bahwa kejayaan sejarah maritim dan kekayaan sumber daya alam Maluku Utara harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia yang unggul.




