INVESTOR MENGGUGAT: Sekjen BEM Indonesia & Dewan Adat Keerom Bersatu Melawan Kriminalisasi Oknum Polda Papua

INVESTOR MENGGUGAT: Sekjen BEM Indonesia & Dewan Adat Keerom Bersatu Melawan Kriminalisasi Oknum Polda Papua
INVESTOR MENGGUGAT: Sekjen BEM Indonesia & Dewan Adat Keerom Bersatu Melawan Kriminalisasi Oknum Polda Papua (ilustrasi AI)

Kutip laman Kompas.com, 23 Januari 2026, Presiden RI Prabowo Subianto menantang para “pengusaha rakus” yang diduga terbiasa menyuap pejabat dan mengabaikan kedaulatan negara untuk mencoba praktik tersebut di bawah pemerintahannya. “Mungkin para pengusaha rakus yang menyebut diri mereka wirausaha ini merasa tidak perlu mengakui kedaulatan pemerintah Indonesia. Atau mungkin mereka merasa dapat menyuap seluruh pejabat pemerintahan,” kata Prabowo saat berpidato di World Economic Forum di Swiss, Kamis (22/1/2026).

Prabowo mengungkapkan, hingga kini pemerintah telah menutup 1.000 tambang ilegal di berbagai wilayah. Namun, laporan dari jajarannya menunjukkan masih terdapat sedikitnya 1.000 tambang ilegal lain yang tengah dibidik.*

Astacita Penegakan Hukum Presiden Prabowo Subianto di nilai Belum Maksimal. Pasalnya kegiatan penambangan emas ilegal di Kabupaten Keerom sampai saat ini masih berjalan dan belum tersentuh oleh penegak hukum. Bahkan oknum Ditpider Polda Papua tampak merestui kegiatan tambang emas ilegal tersebut dengan meminta upeti puluhan juta rupiah per excavator dan mengkriminalisasi investor resmi Ketua Asosiasi Investor Indonesia (PT Sawerigading Internasional Group) serta melukai hati masyarakat Adat Keerom.**

(Tim Investigasi Indonesia jurnalis)

 

 

Redaksi
Author: Redaksi

Baca Juga  Sengketa Lahan di Kelapa Gading Memanas, Ahli Waris Pertanyakan Keabsahan Pembelian oleh Summarecon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *