Sinergi dengan Media, Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Program Pembinaan Produktif, “Warga binaan kami arahkan untuk memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas, kata Beni
Tangerang, Indonesia jurnalis – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang Beni Hidayat terus memperkuat komitmennya dalam membina warga binaan agar menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan siap kembali ke tengah masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui program pembinaan berbasis keterampilan kerja yang memiliki nilai ekonomi.
Beni Hidayat yang dilantik pada awal 2025, dan aktif memimpin di berbagai program inovatif seperti pembinaan karakter melalui kepramukaan dan kegiatan kerohanian ini menyampaikan bahwa keberhasilan program pembinaan tidak terlepas dari sinergi dan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk insan media. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan audiensi bersama awak media online dan cetak yang digelar pada Senin (12/1/2026).
Menurut Beni, saat ini Lapas Kelas I Tangerang memfokuskan pembinaan pada kegiatan yang berorientasi pada sektor produksi, sebagai bekal nyata bagi warga binaan ketika kembali menjalani kehidupan di luar lapas.
“Warga binaan kami arahkan untuk memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas. Saat ini kami fokus pada kegiatan produksi seperti pembuatan paving block, batako, pemecah ombak, dan berbagai produk konstruksi lainnya,” ujar Beni.
Ia menjelaskan, produk hasil karya warga binaan tersebut kini telah diproduksi secara massal dan memiliki nilai jual serta daya saing di pasaran. Program pembinaan ini tidak hanya memberikan keahlian teknis, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi yang dirasakan langsung oleh warga binaan.
Lebih lanjut, Beni menyampaikan bahwa warga binaan memperoleh honor dari setiap hasil produksi yang dikerjakan. Penghasilan tersebut disalurkan secara transparan melalui rekening khusus atas nama masing-masing warga binaan, dengan pengelolaan yang diketahui oleh pihak keluarga.
“Ini sebagai bentuk transparansi dan jaminan agar hasil kerja mereka benar-benar bermanfaat, sekaligus menjadi tabungan masa depan bagi warga binaan dan keluarganya,” jelasnya.




