Selain layanan kesehatan, sebut Maslani, Wapres juga menginstruksikan agar kebutuhan pengungsi lainnya segera didata dan dipenuhi. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan darurat sekaligus mendukung proses pemulihan.
“Insya Allah akan kami rekap, mulai dari rumah yang rubuh, kebutuhan WC portable, hingga kekurangan logistik lain yang dibutuhkan para pengungsi,” ujarnya.
Menurut Maslani, pemerintah pusat juga akan turut membantu penyediaan berbagai kebutuhan tersebut.
Sebagai informasi, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengakibatkan meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Karawang, sebanyak 4.304 kepala keluarga atau sekitar 14.000 jiwa terdampak banjir di 12 kecamatan.**
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden




